Monday, August 10, 2015

imunisasi di wageningen


imunisasi menjadi standard kesehatan di seluruh dunia. begitu pula di belanda.
ada 12 jenis imunisasi wajib di belanda http://www.rivm.nl/en/Topics/N/National_Immunisation_Programme



Diphtheria (D) 
Pertussis (whooping cough) (aP) 
Tetanus (T) 
Polio (IPV) 
Haemophilus influenzae type b (Hib)
Pneumococcal disease (PCV)
Hepatitis B (HBV)
Mumps (M)
Measles (M)
Rubella (German measles) (R)
Meningococcal disease (MenC)
Human papillomavirus (HPV)

sedangkan di Indonesia yang wajib adalah
Hepatitis B
BCG-TBC
Polio
DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus)
HB
Campak 


karena adanya perbedaan standar imunisasi yang diberikan, maka diperlukan pemberian imunisasi tambahan. imunisasi ini gratis.
1. setelah anak mendapatkan nomor BSM, akan mendapatkan surat dari Gemeente terkait mengenai kewajiban imunisasi, dan mengirimkan sertifikat imunisasi. karena kami belum memilikinya, kami menggunakan Buku Posyandu kami.
2. lalu akan ada surat dari ICare untuk mendaftarkan anak di ICare terdekat
3. kemudian datang ke ICare untuk membuat janji dengan bidan. Icare yang ada di wageningen ada di peta berikut
http://www.icare.nl/



sumber bacaan tambahan
http://www.imunisasi.net/
4. 3 hari sebelum hari H akan mendapatkan sms notifikasi untuk mengingatkan bahwa kami memiliki janjian di ICare
5. pada hari H, langsung datang ke Icare dan diberi penjelasan mengenai perbedaan imunisasi di belanda dan di Indonesia, mana yang perlu diberikan lagi, dan mana yang tidak perlu diberikan ulang. pada kondisi kami, bayi berusia 2 tahun 10 bulan yang sudah menerima imunisasi lengkap wajib di Indonesia diharuskan untuk mendapatkan imunisasi ulang MMR  (Mumps, Measles, Rubella), karena di Indonesia hanya wajib Campak (Measles), kemudian mendapatkan lanjutan kombinasi DPT-Polio-Hepatitis B yang disingkat DKTPIHEP B.
6. membuat janjian lagi 4 minggu setelah hari H untuk mendapatkan imunisasi ketiga yaitu Meningococcal disease. 
7. selama proses konsultasi di perawat anak, akan dilakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan, yang kemudian akan dicatat dalam data pertumbuhan, dibandingkan dengna kurva tumbuh anak. kurva tumbuh anak yang digunakan adalah kurva tumbuh anak belanda, sehingga pasti akan terletak di bawah kurva normal. selain itu perawat juga mengamati dan menayakan perkembangan motorik, komunikasi anak. pada kondisi kami, disarankan untuk mengikuti Spelenderwijs.


Klinik ini terletak di t Palet

perawat anak: Anne Ruth Koeleman, Lia Nieuwets, Tiny Bouw
dokter penyakit anak Hetty Lourens
asisten Astrid Koeman, Ria Roseboom

jam kantor perawata anak
Selasa 11:45-12:15
Kamis 13.00-14.00
Untuk tindakan tambahan, pertanyaan gizi singkat, vaksinasi tambahan, atau test mata tambahan 

jam buka dokter anak
kamis 13.00-14.00
untuk pertanyaan medis, seperti sembelit, masalah motorik, alergi, pertumbuhan terlambat, perilaku abnormal

pusat perawatan buka 24 jam untuk pertanyaan melalui telepon 0900-8833
membuat / memodifikasi perjanjian antara jam 8.30-16.00 via 088-3833100
email jgzwageningen@icare.nl

No comments:

Post a Comment